Monthly Report Crypto Maret 2022, Mulai Lemah Tapi Berakhir Dengan Kuat

Kinerja Crypto naik dan turun adalah hal yang wajar. Tapi kondisi dunia, rencana aset Crypto dan berbagai pemberitaan positif atau negatif, berkontribusi pada keadaan aset Crypto dari bulan ke bulan. Sudah diprediksikan kalau Pasar Crypto akan mulai ramai di Bulan Maret, hal itu tidak terjadi langsung di awal bulan namun menunjukkan pergerakan ke samping yang perlahan tapi pasti.

Report Crypto Maret 2022
Sumber: freepik.com

Report Kinerja Aset Kripto di Bulan Maret 2022

Di bulan Maret 2022, kinerja Crypto mulai dengan awalan yang buruk. Aset Crypto serentak mendapat rapor merah. Namun dengan berjalannya waktu, aset Crypto membaik. Bahkan dipenghujung bulan Maret, secara umum aset Crypto menguat dan memasuki bulan baru dengan kinerja baik. Berikut adalah rangkuman aset Cryptocurrency selama Bulan Maret 2022.

1. Kondisi Geopolitik

Maret diawali dengan kondisi Pasar Crypto yang terpuruk. Serangan Rusia terhadap Ukraina mempengaruhi hampir semua keputusan ekonomi di dunia, termasuk aset Crypto. Pembicaraan antara negara dan belum ada  kesepakatan tentang gencatan senjata. Aset Crypto anjok sejak serangan Rusia dilakukan. Namun, secara global untungnya peristiwa tersebut tidak mempengaruhi Pasar Crypto terlalu lama.

Minggu kedua bulan Maret mulai terlihat kalau pengadopsian Crypto baik dari pihak Rusia maupun Ukraina yang cukup tinggi. Rusia beralih ke Crypto menggantikan Mata Uang Rubel yang jatuh. Sedangkan Ukraina sudah melegalkan Crypto di negaranya seminggu sebelum serangan Rusia. Bahkan, memulai dana bantuan dalam bentuk Crypto.

2. Kondisi Ekonomi Dunia

Bank Sentral Eropa mengumumkan ada kemungkinan menghentikan pembelian obligasi. Pemberitaan tersebut menyebabkan suku bunga Eropa yang lebih tinggi. Hal sama terjadi di Amerika dimana The Fed memutuskan suku yang tinggi di USA.

Hal ini membuat para investor mengambil sikap menahan dalam hal transaksi aset Crypto. Setidaknya menunggu keadaan yang lebih kondusif. Yang terjadi adalah, meningkatnya aset – aset Crypto kecil yang dinilai memiliki resiko minim untuk rugi.

Sementara aset besar seperti Bitcoin, Ethereum dan lainnya mendapatkan rapor merah diawal bulan Maret. Berbagai tekanan untuk memerangi inflasi jadi memperketat kebijakan moneter. Spekulati negatif terhadap Crypto jadi tidak terelakkan.

Baca Juga: Analisa Harga Aset Kripto di Tengah Konflik Rusia-Ukraina

3. Koreksi Aset Kripto  

Nilai aset Crypto yang kadang naik dan turun merupakan hal biasa. Sepanjang bulan Maret bisa dilihat awalnya nilai aset Crypto yang jatuh mendadak. Walau tidak langsung terkoreksi ada kecenderungan seimbang antara nilai naik dan turun untuk rata – rata aset Crypto raksasa.

Report Crypto Maret 2022

Ketika nilainya turun ada sekitar penurunan sekitar 3 sampai 5 persen. Sedangkan ketika naik, angkanya bisa sampai 8 persen. Dengan demikian kinerja lebih baik dibandingkan masa-masa penurunan di awal bulan. Indeks Kapitalisasi Kecil adalah hal baik yang tidak lazim. Aset Crypto kecil stable coin menunjukkan dominasi pasar dengan kenaikan 0.49%.

Pada minggu ke empat, Bitcoin naik 15%. Hal ini memberikan kepercayaan diri para investor usai situasi yang buruk di awal Maret. Aset Crypto besar lainnya ikut terdongkrak dengan nilai Bitcoin yang mulai menguat. Bitcoin diperjualbelikan di bawah US$ 40.000 dan hampir menembus resistansinya pada angka US$ 45.500.

Minggu kedua Maret 2022, Bitcoin mengalami penurunan sebesar 11%. Namun hal tersebut terkoreksi dengan cepat yang nilainya mencapai US$ 41.000 di akhir minggu kedua Maret.Selain BTC, hampir semua aset Crypto mengalami koreksi yang sama.

Baca Juga: Harga Crypto Crash: 5 Hal Yang Harus Dilakukan Agar Tetap Cuan

4. Sikap Hati – Hati Investor

Meski BTC terpantau naik lebih besar dari pada turunnya, trader atau investor mengambil langkah hati-hati dan waspada atas berita global yang cenderung masih negatif. Hal ini berkaitan dengan kondisi Rusia – Ukraina dan Kenaikan suku bunga di beberapa negara besar seperti Amerika dan beberapa negara Eropa.

Bitcoin melanjutkan kenaikannya walau ada beberapa saat yang menunjukkan penurunan. Oleh karena itu, kondisi Crypto cukup kuat untuk bertahan di tengah ketidakpastian kondisi global. Investor mulai berani bertransaksi dengan adanya spekulasi positif di awal bulan April. Hal ini juga yang menyebabkan hampir semua aset Crypto yang hijau sepanjang akhir bulan Maret.

5. Aset Kripto Besar dan Kecil

Aset kripto kecil cukup populer di awal bulan Maret karena dianggap sebagai pilihan lebih aman dari pada aset kripto besar. Transaksi aset – aset ini cukup stabil walau tidak ada yang terlalu drastis. Dengan mulai menigkatnya popularitas Bitcoin dan aset besar lainnya mulai minggu ketiga dan keempat, juga membuat aset kripto kecil menguat.

Secara keseluruhan bulan Maret membuktikan kalau kinerja aset crypto bisa mulai buruk dan berakhir di zona hijau. Hal tersebut menunjukkan kalau Crypto memiliki ketahanan lebih baik dari pada Pasar Mata Uang sesuai dengan mengapa Crypto diciptakan, sebagai alat pertukaran yang lebih handal dan mudah digunakan. Secara umum, sentimen pasar Crypto terus naik. Walau saat ada kondisi ekonomi yang parah, Crypto bisa bertahan dan pulih dalam waktu yang tidak lama.

Leave a Reply