Harga Aset Kripto Drop, Bagaimana dengan NFT?

Pada tahun 2021 lalu, cryptocurrency sempat mengalami kenaikan dan rekor tertinggi. Hal ini dapat dilihat dari beberapa aset kripto yang nilainya melambung tinggi. Karena memiliki kinerja yang bagus, 2021 dianggap sebagai tahun kejayaan cryptocurrency. Sayangnya, pasar cryptocurrency tahun ini tak semanis tahun lalu.

Selama beberapa bulan belakangan ini, cryptocurrency mengalami masa yang bergejolak. Dua hari lalu, pasar cryptocurrency telah jatuh ke titik terendah baru tahun ini. Pasar cryptocurrency turun 6,73% dalam 24 jam terakhir, berdasarkan data pukul 10 pagi, hari Senin, 13 Juni 2022.

Kapitalisasi pasar global telah menyusut di bawah $1 triliun menjadi $977 miliar, ini turun sekitar 12%. Kapitalisasi pasar cryptocurrency global mengalami penurunan sekitar $ 1 triliun tahun ini. Sementara itu, hampir setiap aset kripto teratas sekarang bernilai setengah atau bahkan kurang dari harga tertinggi sepanjang masa.

Harga Aset Kripto Drop, Bagaimana dengan NFT?

Apa Penyebab Harga Aset Kripto Anjlok?

Anjloknya harga aset kripto sepertinya dipicu karena aksi jual besar-besaran oleh investor di tengah meningkatnya ketakutan inflasi dan jeda penarikan oleh layanan pinjaman kripto, Celsius. Selain itu, investor juga terus menjauh dari aset berisiko, yang juga tercermin di pasar saham.

Banyak aset kripto, khususnya cryptocurrency terkenal yang nilainya anjlok. Sebut saja seperti Bitcoin, selaku cryptocurrency terbesar dan terpopuler, nilainya telah jatuh di bawah $22.000. Sementara itu, hampir semua altcoin juga mengalami penurunan harga sejak akhir pekan.

Baca juga: Ethereum Merosot Drastis, Ada Apa?

Para ahli mengatakan bahwa penurunan harga cryptocurrency menunjukkan selera risiko investor yang menurun. Para investor mulai waspada terhadap aset berisiko. Dengan segala ketidakpastian dan volatilitasnya, cryptocurrency dianggap sebagai salah satu instrumen yang paling fluktuatif untuk tujuan investasi.

“Pasar cryptocurrency telah berada di bawah tekanan dari Federal Reserve, menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi selama beberapa bulan terakhir. Bitcoin, Ethereum, dan sebagian besar cryptocurrency menderita kerugian selama akhir pekan setelah aksi jual luas menyusul data yang menunjukkan inflasi AS mencapai level tertinggi 40 tahun, ”kata Edul Patel Co-Founder dan CEO platform Mudrex.

“Karena investor tampaknya panik, jumlah likuidasi cryptocurrency telah tinggi sejak Jumat. Bitcoin dan Ethereum masing-masing anjlok sebanyak 7% dan saat ini diperdagangkan pada level terendahnya di US$25.000 dan US$1.300. Tren bearish kemungkinan akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang,” imbuhnya.

Harga Aset Kripto Drop, Bagaimana dengan NFT?

Harga Aset Kripto Drop, Bagaimana dengan NFT?

Mengingat bahwa cryptocurrency dan NFT (Non-Fungible Token) adalah dua aset yang saling berhubungan, jika banyak aset kripto turun, lantas bagaimana dengan NFT? Berdasarkan penelusuran kami, rupanya NFT juga ikut terdampak dari runtuhnya harga cryptocurrency.

Sama seperti pasar cryptocurrency, pasar NFT juga ikut runtuh bersama Bitcoin dan Ethereum. Aksi jual besar-besaran yang terjadi di pasar cryptocurrency baru-baru ini berdampak pada menurunnya harga beberapa NFT. Bahkan koleksi seni NFT populer sekalipun tidak dapat bertahan dari murka penurunan pasar.

Sebagian besar harga dasar untuk banyak koleksi NFT paling berharga ikut merosot bersama dengan Bitcoin dan Ethereum. Rata-rata harga masuk untuk beberapa koleksi turun lebih dari 17%. Perlu diketahui, “harga dasar” mengacu pada barang termurah yang tersedia di pasar sekunder. Ini sering digunakan untuk mengukur seberapa populer koleksi NFT yang berbeda.

Harga dasar dari beberapa koleksi NFT teratas mengalami penurunan drastis di pasar, baik dalam Ethereum (ETH) dan Dolar AS. Jatuhnya harga dasar NFT telah terjadi selama seminggu terakhir untuk ketiga koleksi NFT teratas berdasarkan volume perdagangan. Ini termasuk Bored Ape Yacht Club (BAYC), Mutant Ape Yacht Club (MAYC), dan CryptoPunks.

Data dari DappRadar pada Senin, 13 Juni 2022, menunjukkan harga dasar dalam Dolar AS dari tiga koleksi NFT populer diatas masing-masing turun 31%, 27%, dan 16%. Pada saat yang sama, harga rata-rata juga turun dengan jumlah yang sama untuk BAYC dan MAYC, sementara CryptoPunks bertahan lebih baik dengan penurunan harga rata-rata hanya 2%.

WHAT IS NFT

Volume Perdagangan NFT Justru Melonjak di Tengah Jatuhnya Pasar dan Harga Dasar

Sama seperti pasar cryptocurrency yang, pasar NFT juga menghadapi krisis besar minggu ini. Meski begitu, pasar NFT masih menjadi titik terang dibandingkan dengan pasar cryptocurrency secara keseluruhan. Proyek NFT teratas telah melihat permintaan besar pada tahun 2022 ini, meskipun ada koreksi pasar yang lebih luas.

Berdasarkan data terbaru Selasa, 14 Juni 2022, 8 dari 10 proyek NFT teratas telah mengalami peningkatan sebesar 115% dalam volume perdagangan 24 jam. Beberapa proyek NFT teratas seperti Bored Ape Yacht Club (BAYC), Mutant Ape Yacht Club (MAYC), Crypto Punks, dan Sorare semuanya telah mengalami peningkatan lebih dari 100% dalam volume perdagangan 24 jam.

Baca Juga: Review Pasar Aset Kripto Semester 1 dan Analisa di Semester 2

Ada beberapa NFT teratas yang naik tajam di tengah jatuhnya pasar dan harga dasar. Ini termasuk Goblintown yang naik sebesar 35,54% dan Moonbirds yang naik di 64,11 %. BAYC juga mengalami lonjakan 262,79% selama 24 jam terakhir dan berhasil menghasilkan penjualan senilai $7,1 juta. 

Disusul oleh tiga proyek dengan peringkat tertinggi seperti MAYC, Otherdeed, dan CryptoPunks mencatat lonjakan 173,49%, 157,88% dan 122,69% dalam volume perdagangan 24 jam. Ketiga NFT tersebut masing-masing meraih penjualan sebesar $3,4 juta, $2,6 juta dan $2,5 juta.

Leave a Reply