Aset Kripto Sedang Zona Merah Desember 2021, Lepas Atau Beli ?

Aset kripto di awal Desember yang cenderung meningkat sejak akhir November membuat pasar cukup puas. Berdasarkan hitungannya, semua aset kripto mengalami koreksi harga sampai dua digit. Ada yang turun dan turun kembali dan ada juga koreksi harga yang tidak terlalu dalam. Ada yang hanya beberapa saat sudah kembali di zona hijau, walau tidak sepenuhnya bisa kembali ke angka awal sebelum turun.

Hal yang tidak diduga adalah mendadak berubahnya haluan berbagai aset kripto di tengah bulan Desember, khususnya untuk Bitcoin. Aset pertama dan terkuat ini, terus – menerus menerima tekanan. Lalu bagaimana prospeknya untuk akhir tahun? Bagaimana juga kripto lainnya seperti Ethereum, Dogecoin, Binance Coin, Dogecoin, dan Solana?

1. Bitcoin

November silam, Bitcoin berada di pada US$ 68.365 dan terjungkal pada US$ 49.102 pada 12 Desember. Kemudian beberapa hari kemudian terjun ke angka US$ 47.807,94. Pergerakan tersebut tentu bukan hal baik dan pasar terbagi dalam hal menyingkapinya. Bitcoin tetap adalah aset kripto paling populer, tapi banyak aset lain yang memiliki nilai yang tidak terlalu fluktuatif.

Investor jangka panjang bisa memakai saat ini untuk membeli Bitcoin dengan harga murah. Tapi bagi Anda yang berupa investor jangka pendek, sebaiknya menunggu sampai adanya sentimen positif sebelum mengambil langkah beli atau jual.

Baca juga: 5 Great Potential Layer 1 Crypto Assets Apart from BTC and ETH

Hal yang bisa mendongkrak popularitas Bitcoin adalah pengajuan oleh perusahaan besar. Hal – hal tersebut cenderung minim atau tidak ada, mengingat akhir tahun sudah dekat dan banyak korporasi sedang tutup buku. Hal ini juga bisa menjelaskan penurunan drastis beberapa aset kripto. 

Aset Kripto Desember bitcoin
sumber: xphere.com

2. Ethereum

Bukan hanya Bitcoin yang sedang mendapatkan raport merah, cryptocurrency yang lain juga demikian. Ethereum mengalami penurunan 1,70% dan kembali turun seminggu kemudian sebesar 3,58%. Ethereum masih menunjukkan resistensi kuat dan bertahan dengan nilai yang sedikit turun dan tidak signifikan.

Bulan Desember biasanya merupakan saat hijau untuk aset kripto, mungkin saja hal tersebut tidak terjadi tahun ini. Sebaiknya investor menunggu kondisi pasar saat ini yang cenderung sedang menurun. Investor jangka panjang bisa mengambil aksi dollar cost averaging (DCA). Ini adalah melakukan aksi beli untuk angka tertentu dan mengambil profit untuk rentang harga yang tidak terlalu signifikan.

Aset Kripto Desember ethereum
Sumber: freepik.com

3. Binance Coin

Kapitalisasi pasar terbesar ini juga anjlok 2,31% dan kembali turun setelah tujuh hari perdagangan di angka 7,88%. Bagi investor yang memegang aset kripto ini, perlu membuat keputusan cepat. Walau kecenderungan meningkat, dalam jangka panjang aset koin ini diprediksikan akan terus menurun walau terbukti selang beberapa waktu ada loncatan yang tak lama kemudian turun.

Apa artinya? Pasar masih memperjual belikan koin ini dengan aktif. Saat rendah, banyak yang membelinya sehingga menunjukkan peningkatan mendadak yang tidak lama kemudian melemah. Investor yang berani mengambil resiko dapat memanfaatkan pergerakan grafik ini untuk membeli saat rendah dan menjualnya dengan cepat. Secara jangka panjang, Binance Coin berada di top 10 teratas sehingga popularitasnya cukup stabil untuk dipertimbangkan sebagai investasi.

Aset Kripto Desember
Sumber: freepik.com

4. Solana

Aset kripto yang sedang digandrungi dan menempati posisi kelima di aset kripto tertinggi ini juga ikut menurun, walau pergerakannya tidak terlalu signifikan. Harga Solana terkoreksi 3,23% pada pertengahan Desember. Secara umum, Solana memiliki fluktuasi yang paling stabil dari crypto top 10 lainnya.

Fakta ini memberikan angin segar untuk para investor jangka pendek maupun jangka panjang untuk mempertimbangkan investasi dengan aset kripto ini. Prediksi Solana cukup baik di akhir tahun, walaupun tentu tetap perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi yang sedang bergejolak di akhir tahun ini.

Baca Juga : Sudah Listing, Kini Token JOSS Bisa Dibeli di QuickSwap

5. Dogecoin

Kripto yang mendapatkan perhatian di awal tahun 2021 berkat miliarder Elon Musk ini. Aset Kripto ini sempat meningkat pada awal Desember dan terjun bebas di minggu pertama. Sepanjang minggu ketiga Desember, Dogecoin bergerak stabil tanpa ada indikasi akan naik atau turun. Sementara berada pada  peringkat 16 dengan penurunan 4,43% .

Tidak banyak spekulasi mengenai koin dengan lambang Anjing ini yang bisa disarankan apakah untuk menjual atau membelinya. Melihat peringkatnya yang terus jatuh, sentimen pasar sudah terlanjur negatif dan kemungkinan akan bertahan terus sampai akhir tahun ini.

Aset Kripto Desember dogecoin
Sumber: freepik.com

Tiga hal besar mempengaruhi penurunan serentak ini. Kasus Evergrande yang menekan aset kripto secara umum. Angka inflasi Amerika Serikat yang cukup tinggi selama pandemi dan efek negatif dari keputusan The Fed untuk tidak mendorong kenaikan suku bunga kripto.

Tidak adanya peristiwa positif terhadap cryptocurrency, adalah penyebab utama dari berbagai penurunan yang ada. Hal ini terjadi hampir pada semua aset kripto, baik yang terkuat maupun tidak, setidaknya penurunan menunjukkan nilai resistansi rata – rata tiap setiap aset kripto. Ada yang terjun bebas dan ada yang mampu bertahan dan kembali pulih dengan cepat.

Melihat Aset Kripto pada Desember market yang kurang baik, namun jika kita dapat memanfaatkan situasi maka kita bisa mendapat cuan yang banyak. Sebagai informasi kini coinjoss juga sudah listing token joss. Jika ingin mengetahui perkembangan token joss Anda bisa bergabung di grup telegram kami.

Leave a Reply