Apa itu Crypto Winter dan Tips Menghadapi Situasi Ini

Sementara pukulan telak berkali – kali tahun ini, akhirnya Bitcoin dan Ethereum pun ambruk dengan harga dibawah $ 18.000. Nilai terendah yang pernah mereka terima semenjak dirilis. Investor kini dibayangi kemungkinan terjadinya crypto winter yang menuju “ ketidak pastian “ pasar yang mengkhawatirkan.

Apa Itu Crypto Winter dan Cara Menghadapinya

Sekarang, mata uang digital hampir tidak ada harganya. Banyak aset kripto baik besar maupun kecil sedang menuju ke angka nol atau bahkan sudah dinonaktifkan. Kepercayaan investor sudah sulit dikembalikan, apalagi ketika Bitcoin dan Ethereum ikut – ikutan amblas. Jadi, bagaimana cara terbaik untuk menghadapinya?

Crypto Winter mengacu pada jatuhnya harga atau nilai kripto di pasar secara signifikan dan  berkepanjangan. Saat ini, 1 koin BTC sama dengan Rp 294.795.498 dan ETH turun drastis sampai 64,71 persen sejak tiga bulan terakhir yang setara dengan Rp 15.851.613.

Istilah ini sudah digunakan sejak awal 2018, tapi tidak pernah sebesar ini penggunaannya serta selama ini masa hiatusnya. Terakhir kali Crypto Winter terjadi adalah selama masa pandemi yang relatif lama yakni 2 tahunan. Alasan mengapa hal ini terjadi pada umumnya karena ada aksi jual yang besar dan sentimen negatif pada pasar.

Baca Juga: Harga Crypto Crash: 5 Hal Yang Harus Dilakukan Agar Tetap Cuan

Apa Yang Anda Bisa Lakukan Untuk Menghadapi Crypto Winter?

Ada beberapa hal yang bisa investor lakukan untuk menghadapi Crypto Winter yang terjadi sekarang ini. Mengetahui titik masalahnya sudah menjadi hal yang pasti. Selain itu, melihat sejarah yang berulang bisa jadi kunci untuk  membuat keputusan penting selama masa genting seperti sekarang yang diwarnai dengan ketidakpastian.

1. Pengalaman Adalah Guru Terbaik

Pasang surut harga adalah hal biasa di pasar crypto,” ujar Luther, seorang ahli ekonomi Amerika. Kejadian ini mengingatkan investor kalau pasar kripto sama rentannya dengan pasar saham atau mata uang. Investor bisa mengacu pada tahun 2018 ketika Crypto Winter pertama terjadi dan berbagai kemungkinan solusinya.

Secara historis, setelah Winter pertama terjadi, nilai aset kripto mengalami lonjakan. Malah harganya mencapai angka paling besar setelah berlaku. Jadi, keyakinan hal yang sama bisa diharapkan terulang kembali pada Crypto Winter yang kedua ini. 

2. Pengalihan Investasi

Kalau nilai LUNA anjlok, Anda bisa memindahkannya pada aset kripto yang lebih bisa diandalkan seperti BTC atau ETH. Tapi kalau aset tersebut ikut terpuruk, Anda perlu menerima kenyataan kalau investasi lain seperti Obligasi, Saham, Reksadana adalah opsi yang perlu dipertimbangkan.

 Alokasi aset ke beberapa sektor investasi di luar kripto mungkin adalah cara terbaik untuk mengamankan aset Anda. Sayangnya, langkah ini juga berarti Anda ikut berkontribusi membuat aset kripto lebih jatuh  lagi dengan aksi pengambilan dalam jumlah besar.

Anda bisa meminimalisir kerugian dengan diversifikasi aset ke non-kripto. Kemudian, menunggu pergerakan yang lebih kondusif sebelum memutuskan untuk berinvestasi lagi dengan pasar kripto atau tidak.

3. Memantau Kondisi Ekonomi Dunia

Satu hal yang bisa dipastikan, telah berbulan – bulan Pasar Kripto dibayangi dengan kebijakan The Fed yang berpotensi mengajak AS ke masa resesi atau kondisi perekonomian buruk lainnya. Saat ekonomi global sedang turun, aset kripto pun akan mengalami kesulitan untuk bangkit.

Tapi, terakhir kali nilai kripto turun, sentimentil positif mempopulerkan kembali pemakaian aset kripto baik sebagai investasi maupun alat pertukaran. Jadi, pantau terus keadaan perekonomian secara umum dan berjaga-jaga ketika situasi mengarah lebih positif.

Saat ini, The Fed mengindikasikan kondisi beberapa likuiditas Pasar Uang yang memperburuk kondisi keuangan secara umum dan meluas. Kekacauan makroekonomi, politik dan lain sebagainya adalah sebab yang saling mempengaruhi dan membuatnya kian terpuruk.

4. Melakukan Strategi Dollar Cost Averaging atau DCA

Ini adalah cara yang pas untuk berinvestasi saat kondisi Pasar sedang turun atau naik. Anda menaruh sejumlah investasi secara berkala tiap bulan, tanpa mempertimbangkan kondisi pasar. Investor menjaga konsistensi sebagai bentuk dukungan pada aset kripto.

Pada saat yang sama, strategi ini juga merupakan cara berinvestasi yang aman karena diterapkan secara berkala. Jadi, Anda mengurangi kemungkinan volatilitas pada nilai kripto karena dilakukan pada interval waktu yang berbeda.

Hal yang perlu diyakini adalah konsistensi dapat menjadi dukungan terbaik yang Ada bisa berikan untuk memulihkan kondisi pasar aset kripto. Hal ini bahkan bisa dilakukan dengan nilai investasi kecil sehingga tidak terlalu berdampak dengan dana akumulasi yang Anda miliki.

5. Buy The Dip

Saat bear market, pergerakan aset kripto kian sulit diprediksi. Salah satu opsi yang dapat dilakukan adalah langkah Buy The Dip atau Membeli aset kripto ketika ada koreksi signifikan. Ini adalah langkah tepat dan memberikan peluang profit dengan antisipasi pasar kembali pulih.

Anda mendukung aset kripto agar keluar dari keterpurukannya. Pada saat yang sama, jumlah pembelian bisa disesuaikan sehingga walaupun pergerakan pasar belum sesuai dengan keinginan Anda, kerugian Anda tidak terlalu besar.  

6. Short Selling

Ingin mendapat sedikit keuntungan saat nilai menurun? Anda bisa mengambil strategi penjualan jangka pendek. Investor menjual aset kriptonya dengan harapan bisa membelinya di kemudian hari dengan harga yang lebih murah.

Kala pasar sedang turun, menjual apapun tentu harganya anjlok. Membelinya kembali dengan prediksi kondisi pasar masih anjlok memungkinkan untuk membeli aset kripto dengan harga yang lebih murah dari sebelumnya. Ini adalah langkah spekulasi yang terblang ekstrim. Anda bisa melakukannya dengan bantuan investor berpengalaman yang terbiasa membaca pergerakan pasar.

7. Riset dan Merencanakan Langkah Selanjutnya

Saat market bearish dan aktivitas transaksi menurun, ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan riset dan mempelajari kembali semua yang Anda ketahui mengenai Pasar kripto dan semua aset di dalamnya.

Ini adalah waktu untuk mundur dan melakukan analisa mengapa harga kripto bisa turun, dan gali lebih dalam bukan hanya popularitas tiap aset kripto atau tindakan keluarga kita lainnya. Anda bisa mundur dan kembali beraktivitas setelah menetapkan strategi lanjutannya.

Baca Juga: Pentingnya Mempelajari Whitepaper Sebelum Bergabung dalam Initial Coin Offering (ICO)

Itulah beberapa hal yang dapat Anda lakukan menghadapi Crypto Winter yang dingin. Investor dapat mengambil langkah hati – hati, agresif atau menjalani keseharian seperti biasanya dan konsisten. Jangan lupa, ketika terjadi sebelumnya, pasar kripto bisa menguat dan mendatangkan berbagai keuntungan yang positif. Jadi, Ada posibilitas Crypto Winter akan berakhir, walau sepertinya tidak dalam waktu dekat ini. 

Leave a Reply